Tolak Keberadaan Geng Motor, Warga Kandanghaur Pasang Spanduk

Warga Kandanghaur memasang spanduk penolakan terhadap Geng Motor. Insert : senjata yang dipakai anggota geng motor
Warga Kandanghaur memasang spanduk penolakan terhadap Geng Motor. Insert : senjata yang dipakai anggota geng motor

INDRAMAYU,  BRITAIN – Masyarakat Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sepakat menolak keberadaan geng motor.

Penolakan ini dilakukan karena geng motor kerap menjadi biang terjadinya tawuran. Mereka tak menghendaki terjadinya tawuran. Sebagai bentuk penolakan, mereka memasang sejumlah spanduk penolakan di beberapa tempat.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Surahmat menjelaskan,  pemasangan spanduk ini merupakan inisiatif bersama untuk mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan geng motor yang telah meresahkan masyarakat.

Pasalnya, beberapa hari kemarin banyak masyarakat yang mengeluhkan dan resah dengan aksi geng motor.

Kapolsek Surahmat yang didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah juga menjelaskan, langkah yang diambil tersebut sebagai respons terhadap keluhan dan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat akibat aksi-aksi geng motor.

“Dengan pemasangan spanduk penolakan, diharapkan dapat memberikan pesan keras kepada anggota geng motor agar menghentikan perilaku meresahkan mereka,” kata dia, Minggu 21 Januari 2024.

Dikatakan, pihaknya juga ingin menunjukkan bahwa masyarakat dan polisi bersatu dalam menolak keberadaan geng motor. Pemasangan spanduk itu adalah salah satu cara ekspresif, untuk menyampaikan pesan kepada para pelaku agar berhenti melakukan kegiatan yang dapat merugikan dan meresahkan masyarakat.

“Pemasangan spanduk penolakan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi warga untuk lebih aktif melibatkan diri dalam upaya menjaga keamanan lingkungan, ” tuturnya.

Sementara kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.

“Kita bersama masyarakat memasang spanduk itu. Aksi ini langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari gangguan geng motor. Kami akan terus berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan bersama,” ujar Surahmat.(oet)

Berita Indramayu

Pusatnya berita indramayu

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11

Recent News