INDRAMAYU , BRITAIN – Satu bulan lagi tradisi Ngarot akan kembali digelar di Desa Lelea Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Sebagai kekayaan budaya, Ngarot memang unik dan menarik. Sehingga selalu dinantikan kehadirannya setiap tahun.
Tradisi Ngarot memiliki arti ucapan syukur terhadap datangnya musim tanam. Masyarakat Lelea memiliki ungkapan syukur yang khas dalam menyambut musim tanam yaitu dengan Ngarot. Upacara Adat Ngarot selalu dilaksanakan pada bulan Desember pada minggu ke-3 dan selalu dilaksanakan pada hari Rabu karena dianggap keramat.
Tradisi ini hanya diikut oleh pemuda-pemudi yang masih perawan dan perjaka. Berdasarkan buku sejarah Desa Lelea, Tradisi Ngarot bermaksud mengumpulkan para pemuda-pemudi yang akan diberi tugas bertani. Intinya adalah para pemuda-pemudi akan saling bekerja sama dan gotong royong mengolah sawah.
“Tradisi Ngarot bertujuan untuk membina pergaulan yang sehat, agar saling mengenal, saling menyesuaikan sikap, kehendak, tingkah laku, yang sesuai dengan adat budaya, ” kata Raidi.
Sementara salah seorang warga setempat, Sarnadi (45) berharap Ngarot kembali digelar tahun ini. Karena Ngarot bukan sekadar tradisi yang harus dilestarikan, namun sudah menjadi “pesta” nya rakyat.
“Ngarot ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat, juga para pedagang yang ingin berjualan, ” ungkapnya, Rabu 5 November 2025.(oet)
A





